pengalaman Malik dan keluarga selama menjalang puasa

Malik senang karena tahun ini aku menjalankan puasa bersama keluarga dan. Saat sahur, Malik dan bijar bangun pagi untuk makan bersama Ayah dan Ibu. Walaupun masih mengantuk, kami tetap bersemangat.
Di siang hari, aku dan bijar sama-sama merasa lapar dan haus, tetapi mereka saling menyemangati agar kuat sampai waktu berbuka. Menjelang magrib, kami membantu Ibu menyiapkan makanan.
Ketika azan magrib terdengar, Malik dan abizar berbuka bersama keluarga. Kami merasa lega dan bangga karena bisa menjalankan puasa dengan sabar dan kompak.

Comments

Popular posts from this blog

hari kemerdekaan Indonesia" yang ke 80!

Perayaan Agustusan di GOR Tanjung Duren

cerita Malik; jalan pulang Yeng penuh rindu